Aku
menangisi bumi syam yang telah mati
Aku menangisi bumi syam yang telah
mati.
Mata- mata orang dizalimi yang turun
berjuang.
Dan aku merana di datarannya.
Diantara masjid dan rumah.
Ya Allah..peliharalah penduduknya.
Dan peliharakanlah pintu keluar dan
masuk.
Dan jagalah negara orang islam dari
musuh kanan dan kiri.
Mereka lemah, siapalah mereka tanpa
pertolonganmu ya Allah…
Dalam menghadapi musibah, mereka tetap
berpegang teguh dengan agama mereka.
Dan darah mereka terpalit wanginya
dibatu besar.
Mereka mengangkat tapak tangan mereka
memohon kepada Allah tatkala susah maupun senang.
Ya Allah…peliharalah hati dan jiwa
mereka dari setiap yang datang memerangi.
Mereka berdiri dengan memakai pakaian
perang penuh bangga.
Tanpa senapan maupun bom.
Anak- anak mereka lena tidur (mati
syahid)
Dan merekalah pula api kebangkitan
yang diharabkan.
Tiada hidup bagi orang- orang yang
memerangi mereka.
Dan hari- hari senantiasa membilang.
Dan mereka berpagi dalam keadaan
gelisah mendengar tangisan orang yang ditinggal mati anak dan suami.
Dan hanyalah Allah tempat mengadu.
Allah kepunyaan awal dan akhir dan
Allah mengatasi segala penceroboh.
Allah yang mengatasi segala puncak
banjaran gunung- gunung dan hari esok untuk umatnya mahligai yang disinari
lampu- lampu.
Dan esok jika mereka para pejuang
menaiki tahta itu.
Pasti akan lenyaplah segala
kebatilan……..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Pengunjung Yang Baik Selalu Meninggalkan Komentar Yang Bijak dan Tidak Menyinggung
Terima Kasih Atas Kunjungan Anda