assalamualaikum photo assalaamualaikum11.gif

Kamis, 30 Januari 2014

Taman Buah Mangunan Bantul Yogyakarta

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh…
Okey…….my new post kali ini (jiahhh vickynisasi beud dah) bertema tentang petualanganku  ke puncak taman buah mangunan yang begitu exotist dan mempesona. Kebun Buah Mangunan yang terletak di Kecamatan Dlingo, memberikan panorama alam yang cukup menawan, selain tempatnya yang nyaman untuk refresh, ada juga lho untuk buper,Bumi Perkemahan. ada apa di sana sebenarnya?? iya waktu aku jalan ke sana belum ada buahnya, hanya saja aku naik trus sampailah di puncak, kemudian menuruni tangga, dan sampailah tempat yang ada pagar dari kayu. Dari tempat situlah kita dapat menikmati alam sekitar dan sungai yang berkelok-kelok mirip Ular Guede,,*Berlebaian. Jalur Utama dari Jogja adalah : Terminal Giwangan Lurus Keselatan -Mentok ada Pertigaan -Belok Kiri Arah Makam Raja-raja-Trus sebelum Makam ada Pertigaan - Belok Kanan- Trus Lurus aja sampe Nemu plang Kebun Buah Mangunan dah ikuti saja arah itu sampailah di Mangunan. Sebelum sampai di lokasi, anda akan melewati jalan terjal naik turun yang menyeramkan. Harap selalu waspada dan hati- hati key……don’t wory be happy, walau anda tertantang dengan jalanan terjal, anda akan disuguhi oleh indah dan rindangnya pohon pinus sepanjang perjalanan. Cek it out….





Begitu besar ciptaan Allah ini, sungguh, aku hampir tidak percaya, aku bagaikan sedang bermimpi dan aku ingin mengatakan "wawwwwwww subhanallah bangetttttttt”. Okeyyy I think enough for this adventure, dan nantikan petualangan selanjutnya. Ingat ingat Ting!!!!












Senin, 30 Desember 2013

Maafkan Aku Karena Tak Sempurna

Duhai kau yang telah memilihku kelak, aku tak selamanya cantik dimatamu ada kalanya ku kan begitu kusam dan jelek. Mungkin karna aku begitu sibuk didapur atau sibuk menyiapkan makan untuk kau dan anak-anak kita nanti.“ InsyaAllah “. Atau karna seharian harus menghiasi istana kecil kita agar kau dan anak2 kita nyaman dan sempurna. Jadi jika esok kau mendapatiku letih dan ada lingkaran hitam pada mataku tetaplah tersenyum padaku karna kau kekuatanku...

Duhai engkau calon imamku...
Ketahuilah aku tak secerdas Aisyah r.a maka janganlah pernah bosan untuk mengajariku, membimbingku kearah'Nya...

Tiap hari tiap jam, menit dan detik...tlah aku lewati dengan selalu jatuh cinta padamu. Maka cintailah aku apa adanya, terimalah aku apa adanya Wahai calon imamku, InsyaAllah kasih sayang kita sampai syurga sana.

Aamiin ya Robb....

Sabtu, 28 Desember 2013

Allah tak mungkin salah menjodohkan

Ketika Pasangan Tak Sebaik Perkiraan Kita Ada banyak pasangan yang kemudian menyesal selepas menikah. Karena, pasangannya itu tak sebaik yang dia bayangkan selama ini. Karena, ternyata, pasangannya itu lebih banyak buruknya daripada kebaikan yang selama ini ditampilkan. Dan, keluhan-keluhan sejenis itu. Mungkin, teman kita ini sering melihat romantisme ala film India. Atau, bisa jadi, sahabat kita itu keseringan membaca kisah roman percintaan yang tak berimbang. Bisa juga, karena sahabat kita yang ini, dulunya, punya banyak mantan pacar. Sehingga membanding-bandingkan dengan pasangnya itu. Di sinilah, terletak salah satu hikmah mengapa Islam sangat melarang praktek pacaran, apapun alasannya. Sejatinya, akar utama dari masalah itu, hanya satu: tidak bersyukur. Ya. Mereka tidak menyadari, bagi istri, memilih anda sebagai suaminya merupakan keputusan yang tak ringan. Apalagi, jika dalam mengambil keputusan itu, ia harus berseberangan dengan keluarga besarnya. Belum lagi, jika istri anda adalah mantan bunga desa. Banyak yang berminat, banyak yang mengkhitbah dan segera mengajaknya menikah. Jikapun kemudian dia memilih anda sebagai suaminya, bukan lantas bahwa anda adalah yang terbaik diantara yang datang. Ini lebih pada kesesuaian jiwa, kehendak Allah dan hal lain yang tidak bisa kita deskripsikan satu demi satu. Anda mungkin juga lupa, bahwa suami anda, di luar sana, harus menundukkan mata dan hati dalam-dalam untuk tidak melirik wanita lain yang berdandan tidak sepantasnya. Bahwa mungkin saja, lelaki yang kini menemani anda sepanjang waktunya, adalah idaman yang sempat diminta untuk menikahi berbagai ragam calon istri. Mulai dari yang ditawarkan oleh sahabatnya, guru ngajinya, ataupun teman kantor, tetangga dan kerabat-kerabatnya yang lain. Jikapun kemudian andalah yang menjadi istrinya, bukan bermakna bahwa anda adalah yang paling baik dibanding calon-calon yang pernah diajukan. Melainkan lebih pada takdir Allah, bahwa Dia hendak memberikan kebaikan yang banyak kepada anda berdua. Belum lagi, pengorbanan di jalan Allah yang harus dilakukan oleh suami atau istri anda untuk menjalani biduk yang penuh dinamika ini. Maka, ketika anda bersyukur, selesailah semua persoalan. Bisa jadi, dalam ketidakbaikan istri, terdapat kebaikan yang banyak bagi suami. Bisa jadi, dalam kekurangbaikan suami, ada kebaikan yang sangat banyak bagi istri. Bersyukur, membuat anda lebih bahagia dengan yang ada. Karena mentari, tak mungkin mundur ke tempat terbitnya. Bukankah Allah tak mungkin salah menjodohkan? Bukankah jodoh tak mungkin tertukar? Semoga Allah memberikan keberkahan kepada keluarga kita, dengan sesuatu yang kita senangi atau tidak kita senangi. Allah, selalu mempunyai maksud baik. Maka, jadilah pribadi yang bisa menemukan emas di tengah kubangan lumpur. Selanjutnya, didiklah pasangan anda sebagaimana anda mendidik diri sendiri. Jangan biarkan pasangan kita berhenti bertumbuh selepas menikah dengan anda.


Aku Merindukan Hidayah

Aku merindukan ketika hidayah awal mengenal sunnah menyapa. Merindukan hidayah yang telah membuka pintu dengan penuh cahaya terang benderang. Bagai gelap malam yang disinari oleh lentera yang memancarkan sinarnya. Allahu ya Rab…. aku tidak berbangga dengan lamanya mengenal sunnah.Aku berbangga jika engkau menyebut namaku di akhirat kelak dengan kalimat indahnya. Aku rindu bermunajat di gelapnya malam. Seakan malam itu hanya milikku dan Engkau. Rindu akan hati yg peka terhadap maksiat. Rindu akan tenggelamnya diri ini dari kalamullah. Rindu untuk tidak luput dari majlis taman- taman surga para malaikat. Sungguh berbahagialah orang- orang yang disapa oleh hidayah kepad Sunnah. Dan sungguh berat untuk istiqomah di dalamnya. Jadikanlah kami tegak di atas agamamu Wahai Robb yang maha membolak-balikan hati. Tetapkanlah kami diatas agamu dengan petunjuk yang benar. Nasihat untuk diri yg rapuh ini. Hanya ingin menjaga hidayah dan istiqomah diatas sunnah.

Senin, 25 November 2013

Puisi Untuk Suamiku

Puisi Untuk Suamiku Tercinta 

WAHAI SUAMIKU........
Terasa berat lisanku mengatakan apa yang ada di
benakku ini..
Tapi entahlah akhirnya aku berfikir untuk menuliskan
apa yang ada ini
Aku hanya ingin mengatakan yang tak sempat terucap
oleh lisan.
Aku adalah wanita yang telah kau nikahi.
Dan aku menjadi istrimu yang mendampingi
hidupmu..
Istri yang shalehah dan taat kepada suami adalah
cita-citaku.
Tapi setelah berjalan sekian lama aku merasakan..
Cita-citaku belum sempurna terwujud
Banyak kehilafan yang aku buat
Sehingga mungkin menyesakanmu wahai suamiku.
Tiada perasaan buruk dihatiku hanya cinta yang
menggelora untukmu..
Cinta yang ingin ku persembahkan tuk suamiku
tercinta..
Tiada yang kuharapkan dari perasaan ini selain Ridha
mu wahai suamiku..
Bukakanlah pintu maafmu tuk meridhaiku..
Semua shalatku, ibadakahku, puasaku hanyalah debu
tanpa ridhamu..
Ingin kuperbaiiki diri ini, tapi itu tak bisa kubuat
tanpamu..
Ku ingin kau mendampingi hidupku tuk terus perbaiki
diri
Menuju cita menjadi istri shalehah yang diridhaimu..
Ku berharap kita berdua mendapat ridha Allah swt..

Peganglah erat2 tangan ini, umpama tangan ini tercipta untuk membantumu..
Tataplah mata ini seraya menyajikan lautan kedamaian..
Senyumlah, karena diriku tak rela sekejap pun terhalang dari mu..
Bawalah diriku kemana kau tuju..
Sertakan diriku disetiap langkahmu..
Kepada Allah lah kita menuju..

SUAMIKU
'Aku akan selalu mencintai dan menyayangimu'

@istrimu tercinta







Kamis, 10 Oktober 2013

Hidayah Bukanlah Untuk Dinanti Akan Tetapi Untuk Dicari


Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillahirabbil ‘alamin. Segala puji bagi Allah yang telah memberikan berbagai macam nikmatnya kepada kita. Shalawat dan salam kita mohonkan kepada Allah agar ditujukan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam.

Ukhty wa akhyfillah…….hidayah bukanlah untuk dinanti akan tetapi untuk dicari. Kata pepatah ini sangatlah benar adanya. Hidayah tak akan datang dengan sendirinya tanpa ada usaha kita untuk mencarinya. Hidayah tidak akan datang jika kita menantinya dengan berleha- leha tanpa ada sedikitpun usaha untuk mencarinya. Bagaimana hidayah akan datang jika kita terus bermaksiat, selalu menjalankan larangan-Nya dan menjauhi perintah-Nya. Naudzubillamindzaliik………..semoga kita bukan termasuk hamba Allah yang sedemikian buruknya.

Yah sahabat fillah, disini saya akan bercerita, bagaimana saya mengarungi  kehidupan dari zaman jahiliah hingga mengenal manhaj salaf, manhaj yang lurus, yang jauh dari Bid’ah dan kurafat, yang tetap ASLI BERDALIL diatas AL-QUR’AN DAN SUNNAH, bukan atas dasar pemimpin organisasi atau hanya berdasar hawa nafsu belaka.

Sejak lahir, aku hidup ditengah- tengah keluarga yang awam terhadap agamanya sendiri. Bahkan, perintah wajib pun enggan untuk dilaksanakan. Keimanan benar- benar sangat tipis pada saat itu. Demikianpun dengan aku yang sudah tumbuh menjadi akhwat yang sudah baligh. Ya Allah, sesak hati ini jika teringat zaman jahiliah dulu. Tak ada rasa takut akan siksa kubur yang pedih, tak takut akan siksa api neraka yang sangat dahsyat rasa sakitnya. Yah, agamaku memang islam, namun aku sama sekali tidak terlalu memahami agamaku sendiri. Jujur saja ukhty wa khyfillah,…..dulu aku sangat membenci jilbab. Bagiku, jilbab hanyalah merusak kecantikan dan aku tidak akan pernah mau menggenakan jilbab kecuali dalam keadaan terpaksa. Dulu aku tidak tau sama sekali hukum jilbab bagi akhwat yang sudah baligh. Yang kutahu, jilbab hanyalah sebuah identitas agama dan tidak wajib untuk menggenakanya. Namun Alhamdulillah, rasa benciku terhadap jilbab hilang dengan sendirinya setelah aku duduk dibangku sekolah madrasah. Karena aku memang dituntut untuk berjilbab saat sekolah. Yah, dengan penuh rasa keterpaksaan aku menaati peraturan yang telah berlaku tersebut. Dari situlah perlahan- lahan hidayah terus datang kepadaku. Aku yang dulunya hoby berpakaian seksi yang tidak menutup auruta dan benci jilbab, perlahan- lahan aku mulai memperbaiki diri. Aku mulai memakai pakaian yang lumayan sopan daripada sebelumnya meskipun aku belum bisa istiqomah untuk memakai jilbab. Yah, bagiku, perubahan itu memerlukan waktu perlahan- lahan. Sebuah proses memerlukan waktu yang cukup lama dan bertahap. Perubahan tidak bisa dilakukan dalam sekejab bagai mengedipkan mata. Mulai duduk dibangku sekolah madrasah itulah aku mulai mendapatkan tausiyah- tausiyah dan ilmu agama lebih banyak daripada sebelumnya. Dari beberapa ayat inilah aku mengenal, apa hukum memakai jilbab.
1.      "Hai Nabi, Katakanlah kepadaisteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin:"Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnyake seluruh tubuh mereka".yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu merekatidak di ganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." Surah Al Ahzab :59
2.      " Katakanlah kepada wanitayang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, danjanganlah mereka Menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlahMenampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atauayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka,atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelakimereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam,atau budak- budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidakmempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengertitentang aurat wanita. dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahuiperhiasan yang mereka sembunyikan. dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah,Hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung."  Surah An Nuur:31
Firman Allah SWT dalam Surah Al Ahzab :59 dan Surah An Nuur:31 diatas adalah jelas dan tegas bahwa wajib hukumnya bagi kaum wanita untuk memakai jilbab dan harus istiqomah.

Alhamdulillah dari situlah aku mulai mengerti apa hukum memakai jilbab untuk akhwat dan begitu pedih azab bagi akhwat yang tidak berjilbab dan senantiasa mengumbar auratnya. Hidayah itu terus mengucur dengan begitu derasnya saat aku mulai kuliah di Jogjakarta. Aku tinggal disebuah pondok pesantren kampus. Dimana mahasiswa diwajibkan untuk istiqomah memakai jilbab besar dan akan ada hukuman tersendiri bagi santri yang membangkang. Alhamdulillah, mulai saat itulah aku bisa istiqomah untuk terus memakai jilbab besar, bahkan akupun mengajak ibu dan saudaraku untuk istiqomah bersamaku.alhamdulillah, beribu- ribu puji untuk Allah. Aku sangat bahagia. Akhirnya aku bisa menjalankan syariat wajib yang dulu sangat kubenci. Kini aku telah berubah. Sedikit demi sedikit aku terus mencari hidayah. Aku berusaha istiqomah untuk selalu mengikuti taklim pondok tanpa rasa bosan. Kubaca buku- buku islam yang mengkaji berbagai hal yang belum kuketahui. Alhamdulillah ilmukupun bertambah.

Singkat cerita, aku berkenalan dengan beberapa teman akhwat yang bercadar didunia maya. Disitulah aku mulai berkenalan dan menjalin ukhuwah. Kami sering bertukar ilmu. Akupun mulai bertanya- Tanya tentang hukum cadar dan bertanya bagaimana perasaan mereka saat memakai cadar. Dulu aku memang awam terhadap cadar. Bahkan aku merasa takut saat melihat akhwat yang memakai cadar. Tapi kini aku telah terbiasa. Bahkan dalam benakku. Mereka (akhwat yang bercadar) terlihat lebih anggun seperti bidadari surga. Akupun merasa iri terhadap mereka yang bisa menggenakan mahkota bidadari surga itu. Terbesit dalam benak hati, aku juga sangat ingin memakainya. Akhirnya dengan niat dan tekat yang kuat, akupun mulai membeli beberapa setelan cadar dan mulai memakainya. Namun keinginanku terhalang restu orang tua. Aku tidak diperbolehkan memakai cadar. Akhirnya akupun melepasa cadarku dan berusaha istiqomah dengan jilbab besarku walaupun saringkai aku jadi bahan perhatian dan olokan saat dikampung. Namun aku selalu percaya diri, inilah pilihan yang terbaik, dan aku harus membiasakan orang- orang yang awam terhadap syariat agamanya sendiri untuk melihat kebenaran.

Sungguh, lewat dunia mayalah Allah memberikan hidayahnya padaku. Karena memang aku selalu berusaha mengoleksi sahabat bercadar di friendlistku. Sungguh, dunia maya pengaruhnya begitu sangat besar untukku. Lewat dunia mayalah aku juga mulai mengenal manhaj salaf. Sekitar tahun awal 2013 aku mulai mencari- cari kebenaran apa itu manhaj salaf. Manhaj salaf istilah yang cukup populer namun sering disalah pahami oleh sebagian orang. Manhaj salaf iaalah manhaj uang berpegang teguh kepada Al-Quran dan sunnah Rasulullah SAW, teguh dan tidak pernah goyah dalam kebenaran. orang yang bermanhaj salaf itu adalah orang  yang memahami dan menjalankan Islam sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW dan para sahabatnya serta orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik. Mereka memahami Islam dengan pemahaman yang intregral bukan parsial dan sepotong-sepotong.Dengan manhaj salaf inilah aku benar- benar mengerti agamaku dengan seutuhnya. Alhamdulillah Allah telah menunjukkan jalan kebenaran kepadaku. Walau aku dibenci keluargaku karena aku memilih manhaj salaf. Namun itu tak membuatku takut karena inilah pilihanku. Inilah jalan yang telah kupilih dan aku benar- benar telah mantap dengan manhaj ini. Dengan cerita singkat ini semoga kita bisa terus berusaha agar mampu meraih hidayah yang mahal harganya. Semoga kita bisa selalu berusaha menjadi penerus ajaran Rasulullah SAW dan para sahabatnya. Meneruskan belajar dan mengajarkan ilmu dengan baik, bijak, santun, ramah, dan menyenangkan. Juga kita berusaha mempersatukan dan merekatkan umat Islam dalam bingkai ukhuwah Islamiyah dan bingkai aqidah shahihah. Sehingga Izzul Islam wal muslimin (kemuliaan Islam dan umat Islam) dan nilai-nilai Islam sebagai agama rahmatan lil ‘alamin akan mampu tegak dan dapat dirasakan di bumi tempat kita berpijak, khususnya di bumi Indonesia yang kita cintai ini. Hadanallahu waiyyakum ajma’in wallahu a’lam bishshawab. Semoga Allah mengistiqomahkan kita dan selalu menunjukkan jalan kebenaran pada kita. Aamiin….ya Robbal alaamiin…….

Selasa, 08 Oktober 2013

Cara Mengajarkan Anak Menghafal Al Quran

Mempunyai buah hati seorang hafidz ataupun hafidzoh adalah impian setiap orang tua yang saleh dan salihah. Nah, disini saya akan memberikan tips cara mengajarkan anak menghafal AL-Qur’an sedari dini, monggo disimak, semoga bermanfaat ^^


Cara Mengajarkan Anak Menghafal Al Quran

1. Bayi ( 0-2 tahun )
* Bacakan Al-Qur’an dari surat Al-Fatihah
* Tiap hari 4 kali waktu ( pagi, siang, sore, malam )
* Tiap 1 waktu satu surat diulang 3x
* Setelah hari ke-5 ganti surat An-Nas dengan metode yang sama
* Tiap 1 waktu surat yang lain-lain diulang 1x 2.

2. Di atas 2 tahun
* Metode sama dengan teknik pengajaran bayi. Jika kemampuan mengucapkan kurang, maka tambah waktu menghafalnya, misal dari 5 hari menjadi 7 hari.
* Sering dengarkan murottal.

3. Di atas 4 tahun
* Mulai atur konsentrasi dan waktu untuk menghafal serius
* Ajari muroja’ah sendiri * Ajari mengahfal sendiri
* Selalu dimotivasi supaya semangat selalu terjaga
* Waktu menghafal 3-4x per hari